19 September 2014
Dipulikasikan : 31 July 2013

Jerry : JR “Jokowi from Simalungun”

jokowidodo

jokowidodo


Simalungun simantab..com – Sosok JR Saragih, tidak ubahnya seperti Joko Widodo, atau akrab dipanggil Jokowi, Gubernur DKI saat ini. Gaya kepemimpinan kedua kepala daerah ini tidak jauh berbeda yaitu begitu merakyat dan waktunya habis untuk melayani masyarakat.

Selama 3 tahun menjabat Bupati Simalungun, JR telah merubah ‘tano habonaron do bona’ kearah yang lebih baik di antaranya, pebaikan sarana infrastruktur jalan, renovasi sekolah, peningkatan pelayanan kesehatan seperti layanan Puskesmas 24 jam hingga perobatan gratis, pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu, layanan kantor kecamatan 24 dan urusan masyarakat lainnya dipermudah.

“JR merupakan Jokowi-nya Simalungun atau “Jokowi from Simalungun”, ungkap Jerry Benli Purba Sigumondrong, kepada Simantab, Selasa (30/7), melalui seluler.
Bang Jerry, demikian panggilan yang sering disematkan pada politisi PKPI ini juga mengatakan, keprihatinan JR atas sikap dari segelintir orang terhadap giatnya pembangunan ataupun peningkatan pelayanan yang telah telah dilakukanya sangat wajar.

Namun, Jerry sangat menyayangkan pernyataanya JR yang tak ingin maju kembali pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang. Karena sosok bapak pembangunan yang ada pada diri JR sangatlah didambakan masyarakat Simalungun, katanya.

Untuk itu, pintanya, sebaiknya Bupati Simalungun jangan terpengaruh pada “siposah porang” atau provokator yang tak menginginkan kemajuan Simalungun. “Janganlah JR jadi patah semangat, hanya karena segelintir orang. Masih lebih banyak pendukung kebaikan yang anda perbuat demi kemajuan Simalungun. Lanjutkan pembangunan, bantu Simalungun untuk maju, dan tetaplah maju pada 2015 mendatang,”katanya.

Menurutnya, kabupaten Simalungun kini, semakin berkembang. Bayangkan saja, yang dulunya Simalungun sebuah daerah “lemah”, namun kini sudah menjadi daerah yang bangkit dari kelemahan itu.

Sarana pendidikan yang tak layak kini sudah banyak yang layak, anak negeri kini sudah mampu untuk mengecam dunia pendidikan.(hardy daulay)

Tentang Penulis

-